Soal Hukum Dasar Perhitungan Kimia - KIMIA OKE PINTAR

Latest

Terimakasih telah berkunjung di KIMIAOKEPINTAR.BLAGSPOT.COM... Kami selalu menunggu kunjungan Anda berikutnya!! Salaaaaaaam dari ZAINAL ABIDIN, S.Pd (Guru SMA Negeri Unggul Pidie Jaya) Untuk mendapatkan informasi terbaru silahkan bergabung dengan cara klik DISINI ----> FACEBOOK ZAINAL ABIDIN atau FACEBOOK INFO PENDIDIKAN

Tuesday, July 11, 2017

Soal Hukum Dasar Perhitungan Kimia

01
Pernyataan yang paling sesuai tentang hukum Lavoisier adalah …
(A) jumlah molekul sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
(B) volume gas sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
(C) perbandingan massa unsur penyusun senyawa selalu tetap
(D) massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama
(E) perbandingan massa unsur penyusun senyawa berubah-ubah

02
Jika sepotong besi dibiarkan di udara sehingga semua menjadi karat besi, maka massa karat besi …
(A) sama dengan massa besi semula
(B) lebih kecil dari massa besi mula-mula
(C) lebih besar dari massa besi mula-mula
(D) setengah massa besi mula-mula
(E) seperempat massa besi mula-mula

03
Sebanyak 11,2 gram serbuk besi (Fe) dipanaskan secara sempurna dengan 6,4 gram serbuk belerang (S), maka akan terbentuk senyawa besi (II) sulfida sebanyak …
(A) 6,4 gram
(B) 11,2 gram
(C) 12,8 gram
(D) 17,6 gram
(E) 22,4 gram

04
Perhatikan gambar di samping. Salah satu kaki tabung berbentuk Y terbalik berisi serbuk pualam, CaCO3 sedangkan yang satu lagi berisi larutan HCl. Massa tabung beserta isinya adalah 50 gram. Apabila tabung dimiringkan sehingga larutan HCl tumpah ke kaki tabung yang berisi serbuk pualam, maka terjadilah reaksi:

https://www.zenius.net/assets/pq-img/67522d61483991f3b0d72b751a43301f5249d9b3.png.pagespeed.ce.Fn6eLtCwEW.png

CaCO3(s)+2HCl(aq)→CaCl2(aq)+H2O(l)+CO2(g)
Setelah reaksi selesai tabung beserta isinya ditimbang. Massa tabung dan isinya sekarang adalah …
(A) sama dengan 50 gram
(B) kurang dari 50 gram
(C) lebih dari 50 gram
(D) bisa lebih bisa kurang dari 50 gram
(E) tidak dapat diramalkan

05
Hukum perbandingan tetap menyatakan, bahwa …
(A) massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap
(B) molekul merupakan partikel terkecil suatu senyawa
(C) dalam suatu senyawa perbandingan massa unsur-unsur penyusunnya selalu tetap
(D) perbandingan massa unsur-unsur penyusun senyawa selalu berubah-ubah
(E) perbandingan massa materi yang menyusun campuran selalu tetap

06
Jika 21 gram besi tepatnya bereaksi dengan 12 gram belerang sehingga terbentuk 33 gram senyawa besi belerang, maka massa besi berbanding massa belerang dalam senyawa tersebut adalah …
(A) 3 : 2
(B) 5 : 3
(C) 5 : 2
(D) 7 : 4
(E) 7 : 5

07
Perbandingan massa karbon dan oksigen dalam senyawa CO2 adalah 3 : 8. Sebanyak 6 gram karbon tepat bereaksi dengan x
gram oksigen sehingga terbentuk senyawa CO2. Harga x
adalah …
(A) 4 gram
(B) 8 gram
(C) 12 gram
(D) 16 gram
(E) 20 gram

08
Dalam senyawa besi (III) Oksida Fe2Operbandingan massa Fe dengan massa O adalah 7 : 3, jika 28 gram Fe direaksikan dengan 6 gram Oksigen, maka …
(A) besi habis bereaksi
(B) besi bersisa 14 gram
(C) oksigen bersisa
(D) terbentuk 34 gram Fe2O3
(E) besi dan Oksigen keduanya habis bereaksi

09
Data percobaan reaksi tembaga dan belerang sebagai berikut:
Cu(gram)
S(gram)
CuS(gram)
4
3
6
8
5
12
14
8
21
18
10
27
20
11
30
Pada massa tersebut digunakan belerang berlebihan. Berdasarkan data percobaan itu perbandingan massa tembaga dengan massa belerang adalah …
(A) 1 : 3
(B) 2 : 1
(C) 2 : 7
(D) 4 : 3
(E) 7 : 4

10
Perbandingan massa kalsium dan oksigen dalam pembentukan kalsium oksida adalah  5 : 2. Jika sepuluh gram kalsium direaksikan dengan 5 gram oksigen, maka kalsium oksida yang terbentuk adalah …
(A) 5 gram
(B) 10 gram
(C) 14 gram
(D) 15 gram
(E) 20 gram

11
Dalam senyawa besi belerang (FeS), massa Fe : massa S = 7 : 4. Jika 10 gram besi dipanaskan dengan 2 gram belerang, maka dihasilkan …
(A) 12 gram FeS
(B) 11 gram FeS
(C) 11 gram FeS dan 1 gram Fe sisa
(D) 7,5 gram FeS dan 4,5 gram Fe sisa
(E) 5,5 gram FeS dan 6,5 gram Fe sisa

12
Perbandingan massa karbon dan Oksigen dalam karbon monoksida adalah 3 : 4. Jika 9 gram karbon direaksikan dengan 16 gram oksigen, maka setelah reaksi …
(A) tersisa oksigen 7 gram dan terbentuk karbon monoksida 18 gram
(B) tersisa oksigen 4 gram dan terbentuk karbon monoksida 21 gram
(C) hanya terdapat 21 gram karbon monoksida
(D) hanya terdapat 25 gram karbon monoksida
(E) tersisa karbon 4 gram dan terbentuk karbon monoksida 21 gram

13
Sebanyak 24 gram magnesium (Mg) dibakar dalam oksigen berlebihan. Terbentuk 40 gram magnesium oksida (MgO). Persamaan reaksinya sebagai berikut:
2Mg(s)+O2(g)→MgO(s)
Massa oksigen yang terpakai dalam reaksi itu adalah …
(A) 8 gram
(B) 16 gram
(C) 24 gram
(D) 40 gram
(E) 64 gram

14
Perbandingan massa Fe : S : O dalam senyawa Fe2(SO4)3 adalah 7 : 6 : 12. Massa Fe yang terdapat dalam 4 gram Fe2(SO4)3 adalah …
(A) 4,00 gram
(B) 1,12 gram
(C) 0,01 gram
(D) 0,56 gram
(E) 0,28 gram

15
Enam ton pupuk urea CO(NH2)2 disebarkan pada tanah seluas 4 hektar. Pada pupuk tersebut massa C : O : N : H = 3 : 4 : 7 : 1, maka tiap m2 tanah mendapat tambahan unsur nitrogen sebanyak …
(A) 35 gram
(B) 70 gram
(C) 140 gram
(D) 280 gram
(E) 560 gram

16
Sebanyak 24 gram magnesium (Mg) dibakar dalam oksigen berlebihan. Terbentuk 40 gram magnesium oksida (MgO). Persamaan reaksinya sebagai berikut:
2Mg(s)+O2(g)→MgO(s)
Jika direaksikan 10 gram magnesium dengan 10 gram oksigen, maka massa magnesium oksida yang dapat dihasilkan adalah …
(A) 20 gram
(B) 16,67 gram
(C) 15 gram
(D) 10 gram
(E) 6 gram

17
Data percobaan reaksi unsur A dengan unsur B membentuk senyawa AB sebagai berikut:
No percobaan
Massa A yang direaksikan (gram)
Massa B yang direaksikan (gram)
Massa AB yang terbentuk (gram)
1.
3
0
7
2.
6
10
14
3.
4,5
7
10,5
4.
7,5
15
17,5
Berdasarkan data di atas, perbandingan massa unsur A dan unsur B dalam senyawa AB adalah …
(A) 1 : 2
(B) 3 : 5
(C) 2 : 3
(D) 3 : 4
(E) 4 : 5

18
Perbandingan massa karbon dan oksigen dalam senyawa CO2 adalah 3 : 8. Pada pembakaran 12 gram suatu senyawa karbon dihasilkan 22 gram CO2. Unsur karbon dalam senyawa tersebut adalah …
(A) 23 %
(B) 27 %
(C) 50 %
(D) 55 %
(E) 77 %

19
Perbandingan massa belerang dan oksigen dalam senyawa SO3 adalah 2 : 3. Pembakaran sempurna 32 gram cuplikan belerang menghasilkan 48 gram SO3. Kadar belerang dalam cuplikan tersebut adalah …
(A) 30 %
(B) 45 %
(C) 60 %
(D) 75 %
(E) 100 %

20
Gas propana (C3H3) terbakar menurut persamaan sebagai berikut:
C3H8(g)+502(g)→3CO2(g)+4H2O(I)
Volum oksigen (T.P) yang diperlukan untuk membakar sempurna 3 liter gas propana (T.P) adalah …
(A) 1 liter
(B) 3 liter
(C) 5 liter
(D) 8 liter
(E) 15 liter

21
Diketahui udara terdiri dari 20% oksigen Volum udara (T.P) yang diperlukan untuk membakar sempurna 5 liter (T.P) metana (CH4) adalah …
(A) 2,5 liter
(B) 5 liter
(C) 10 liter
(D) 12,5 liter
(E) 50 liter

22
Suatu campuran gas N2O3 dan N2O masing-masing sebanyak 4 liter diuraikan sempurna menjadi gas nitrogen dan O2 menurut persamaan reaksa:
N2O3(g)→N2(g)+O2(g)
N2O(g)→N2(g)+O2(g)
Bila semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama, maka perbandingan volume N2 terhadap O2 adalah …
(A) 2 : 3
(B) 3 : 1
(C) 1 : 1
(D) 1 : 3
(E) 2 : 5

23
Pada suhu dan tekanan tertentu x
molekul NH3 bervolum 0,25 liter. Pada keadaan tersebut volume 8x molekul CO2 adalah …
(A) 0,25 liter
(B) 0,5 liter
(C) 1,0 liter
(D) 1,5 liter
(E) 2,0 liter

24
Pada (T.P) tertentu 2 liter gas Nmengandung n
molekul gas N2. Pada keadaan yang sama, jumlah molekul N2 yang terdapat dalam 8 liter N2 adalah …
(A) n molekul N2
(B) 2n molekul N2
(C) 3n molekul N2
(D) 4n molekul N2
(E) 5n molekul N2

25
Gas metana (CH4) dan gas asetilena (C2H2) terbakar menurut persamaan reaksi sebagai berikut: 
CH4(g)+202(g)→CO2(g)+2H2O(l)
2C2H2(g)+502(g)→4CO2(g)+2H2O(l)
Pada pembakaran sempurna 5 liter (T.P) campuran metana dan asetilena dihasilkan 6 liter CO2 (T.P), maka volume metana dalam campuran itu adalah …
(A) 1 liter
(B) 2 liter
(C) 2,5 liter
(D) 3 liter
(E) 4 liter

26
Pada suhu dan tekanan tertentu 4,5 cm3 gas O2 direaksikan dengan volume yang sama dari gas asetilen, menurut persamaan reaksi: 
2C2H2(g)+5O2(g)→4CO2(g)+2H2O(l)
Maka jumlah volume gas-gas sesudah reaksi sama dengan …
(A) 5,4 cm3
(B) 6,3 cm3
(C) 7,6 cm3
(D) 9,9 cm3
(E) 10,3 cm3

27
Pada pembakaran sempurna 1 liter gas CxHy (T.P) dihabiskan 3 liter gas oksigen (T.P) dan dihasilkan 2 liter gas karbon dioksida (T.P).
CxHy(g)+O2(g)→CO2(g)+H2O(l)
(belum setara)
Rumus molekul gas CxHy itu adalah …
(A) CH2
(B) C2H4
(C) C2H2
(D) C2H6
(E) C3H6

28
Pada suhu dan tekanan yang sama 40 mL P2 habis bereaksi dengan 100 mL Qmenghasilkan 40 mL PxQy. Harga x
dan y
adalah …
(A) 1 dan 2
(B) 1 dan 3
(C) 1 dan 5
(D) 2 dan 3
(E) 2 dan 5

29
4 liter gas CxHy dibakar dengan 14 liter gas oksigen menghasilkan 12 liter uap air. Semua gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama. Senyawa CxHy adalah …
(A) CH4
(B) C2H6
(C) C3H8
(D) C4H8
(E) C4H10

30
Jika 100 cm3 suatu oksida nitrogen terurai dan menghasilkan 100 cm3 nitrogen (II) oksida dan 50 cm3 oksigen (semua volume gas diukur pada suhu dan tekanan yang sama). Maka oksida nitrogen tersebut adalah …
(A) NO
(B) NO2
(C) N2O
(D) N2O4
(E) N2O3

31
Pada pembakaran sempurna 100 mL suatu senyawa hudrokarbon (CxHy) diperlukan 350 mL oksigen dan dihasilkan 200 mL karbon dioksida. Reaksi pembakarannya dapat dituliskan sebagai berikut:
CxHy(g)+O2(g)→CO2(g)+H2O(g)
(belum setara)
Rumus kimia hidrokarbon itu adalah …
(A) CH4
(B) C2H4
(C) C2H2
(D) C2H6
(E) C3H6

32
Jika pada pembakaran sempurna suatu senyawa hidrokarbon sebanyak 50 mL dengan 500 mL oksigen setelah reaksi selesai terdapat 250 ml CO2 dan 100 ml O2, maka H2O yang terbentuk sebanyak …
(A) 500 ml
(B) 400 ml
(C) 300 ml
(D) 250 ml
(E) 200 ml

33
Unsur N dan O membentuk dua jenis senyawa yaitu senyawa I dan II. Fraksi massa N dalam senyawa-senyawa itu berturut-turut adalah713
dan711
, jika massa N dalam kedua senyawa itu sama, maka perbandingan massa oksigen dalam senyawa I : II adalah …
(A) 15 : 11
(B) 11 : 15
(C) 1 : 2
(D) 2 : 1
(E) 1 : 1

34
Unsur X dan Y membentuk dua jenis senyawa berturut-turut mengandung 40% dan 50% unsur X. Jika massa unsur X dalam kedua senyawa itu sama, maka perbandingan massa unsur Y dalam senyawa I : senyawa II adalah …
(A) 1 : 2
(B) 1 : 3
(C) 2 : 3
(D) 2 : 1
(E) 3 : 2

35
Unsur A dan Unsur B dapat membentuk dua macam senyawa. Senyawa I mengandung 25% unsur A dan senyawa II mengandung 20% unsur A. Perbandingan massa unsur B sesuai hukum kelipatan perbandingan berganda (Hukum Dalton) adalah …
(A) 1 : 2
(B) 2 : 3
(C) 3 : 4
(D) 4 : 3
(E) 3 : 2



1 comment: