Monday, December 26, 2016

Contoh Soal dan Pembahasan Kimia Kelas XII





1. Tekanan pada saat uap dan komponen larutan yang tidak menguap dan berada dalam  

kesetimbangan disebut...
a. Tekanan uap larutan
b. Tekanan uap jenuh larutan
c. Tekanan parsial
d. Tekanan osmotik
e. Tekanan gas



2. Larutan yang mengandung 3 gram zat non elektrolit dalam 100 gram air (Kf air =

    1,86°C/m) membeku pada suhu -0,279°C. Massa molekul relatif zat tersebut adalah...
a. 200
b. 95
c. 300
d. 100
e. 132
Pembahasan:
        

        
m=\frac{\bigtriangleup T_{f} }{K_{f}}= \frac{0,279^{o}C }{1,86^{o}C/m}=0,15 m
        

        
0,15m=\frac{3gram}{M_{r}}\times \frac{1000}{100gram}
          Mr = 200



3. Hasil reaksi untuk  elektrolisis pada larutan Na_{2}SO_{4} dengan elektrode Pt adalah...
a.
Na^{+} dan OH^{-}
b.
OH^{-}, {SO_{4}}^{2-},O_{2}
c.
H_{2}O, {SO_{4}}^{2-},O_{2}
d.
H^{+}, OH^{-}, H_{2}, dan O_{2}
e.
{SO_{4}}^{2-},H_{2}O
Pembahasan:
       

          Na_{2}SO_{4} (aq) \rightarrow 2 Na^{+} (aq) + SO_{4}^{2-} (aq) elektroda Pt : inert

         Anoda :
H_{2}O (l)\rightarrow 4H^{+} (aq)+ O_{2} (g) + 4e

         Katoda :
4 H_{2}O (l) + 4e \rightarrow 4OH^{-} (aq) + 2 H_{2} (g)

         Reaksi keseluruhan :
6 H_{2}O (l) \rightarrow 4H^{+} (aq) + O_{2} (g) + 4OH^} (a{-q) + 2 H_{2} (g)



4. Sel yang membutuhkan energi listrik agar reaksi dapat berlangsung adalah...
a. Sel volta
b. Sel elektrolisis
c. Sel galvani
d. Sel elektrokimia
e. Sel kimia



5. Unsur gas mulia yang bersifat radioaktif sehingga sinar yang dipancarkan dapat digunakan dalam terapi kanker adalah...
a. Xenon
b. Neon
c. Argon
d. Radon
e. Helium



6. Dibawah ini merupakan kegunaan senyawa yang mengandung unsur Klorin, kecuali...
a. Sebagai bahan pengawet kayu
b. Sebagai elektrolit pengisi baterai
c. Sebagai pupuk untuk tanaman
d. Sebagai bahan pemutih (bleaching agent)
e. Sebagai pelapis besi



7. Perhatikan ciri-ciri unsur dibawah ini :
I. Reaktif bila bereaksi dengan air
II. Mudah mengalami reaksi reduksi
III. Reduktor kuat
IV. Memberikan warna nyala yang khas
Diantara sifat-sifat diatas, yang merupakan sifat unsur alkali adalah...
a. I, II, III
b. II, IV
c. Semua Benar
d. I, III, IV
e. Tidak ada jawaban yang benar



8. Proses pembuatan Magnesium dari air laut yang dicampur dengan CaO sehingga magnesium diendapkan menjadi Mg(OH)_{2} adalah...
a. Proses Kontak
b. Proses Haber Bosch
c. Proses Downs
d. Proses Gravimetri
e. Proses biokimia



9. Unsur periode ketiga yang bersifat metaloid adalah...
a. Natrium
b. Silika
c. Klorin
d. Magnesium
e. Argon



10. Pasangan hidroksida yang bersifat asam adalah...
a.
NaOH dan S(OH)_{6}
b.
Mg(OH)_{2} dan Al(OH)_{3}c. Si(OH)_{4} dan P(OH)_{5}
d.
S(OH)_{6} dan Mg(OH)_{2}
e. NaOH dan NaCl



11. Alasan yang tepat terhadap kemampuan unsur transisi periode keempat dapat membentuk  senyawa dengan warna yang khas adalah..
a. Karena unsur tersebut merupakan unsur logam
b. Karena subkulit 3d tidak terisi penuh
c. Karena ikatan unsur transisi dengan unsur lain sangat kuat
d. Tidak ada jawaban yang tepat
e. Karena unsur tersebut merupakan unsur amfoter



12. Logam transisi yang keberadaannya paling melimpah di alam adalah...
a. Mangan
b. Nikel
c. Zink
d. Ferrum
e. Platina



13. Reaksi penggabungan inti-inti atom ringan menjadi inti atom yang lebih berat dinamakan reaksi...
a. Reaksi fusi
b. Reaksi fisi
c. Reaksi subtitusi
d. Reaksi adisi
e. Reaksi eliminasi



14. Unsur meluruh hingga tersisa 25% selama 2 minggu. Waktu paruh untuk unsur tersebut adalah...
a. 14 hari
b. 7 hari
c. 28 hari
d. 2 minggu
e. 21 hari
Pembahasan:
          No = 100 %
          Nt = 25 %
          t = 14 hari


       
\frac{No}{Nt}=\frac{1}{2}^{\frac{t}{t1/2}}


       
\frac{25}{100}=\frac{1}{2}^{\frac{14}{t1/2}}

       
\frac{1}{4}=\frac{1}{2}^{\frac{14}{t1/2}}


         t 1/2 = 7 hari



15. Reaksi alkohol dengan asam karboksilat disebut dengan reaksi...
a. Saponifikasi
b. Hidrasi
c. Esterifikasi
d. Eliminasi
e. Transformasi



16. Oksidasi alkohol primer dengan aldehida menggunakan oksidator dan dalam lingkungan asam dapat menghasilkan senyawa...
a. Keton
b. Ester
c. Asam alkanoat
d. Eter
e. Alkil alkanoat



17.  
 senyawa kimia  
Nama IUPAC untuk senyawa dengan gugus OH seperti di atas adalah...
a. Metilbenzena
b. Hidroksibenzena
c. Toluena
d. Metoksibenzena
e. Fenol



18. Dihaloalkana dapat disintesis dengan cara mengadisi alkena dengan senyawa...
a.
X_{2}
b. HX
c. MxXy
d. XxOy
e. XO



19. PVC (Polivinil Klorida) merupakan polimer yang terbentuk melalui proses polimerisasi adisi dari monomer...
a. Kloroetana
b. Viniletana
c. Polietana
d. Polikloro etana
e. Floroetana



20. Uji biuret yang merupakan uji bagi zat yang mengandung ikatan peptida. Uji ini positif jika hasil pengujian menunjukkan...
a. Warna merah bata
b. Warna biru
c. Warna ungu
d. Warna hitam
e. Warna jingga



Wednesday, November 30, 2016

Trik Menghitung Titik Didih Larutan JIka Terdapat 2 Larutan Berbeda Pada Koligatif larutan

Contoh Soal
Sebanyak 3 gram urea Mr 60 dilarutkan dalam 200 gram air, kemudian dicampurkan dengan 5,85
gram NaCl Mr 58,5 dalam 300 gram air, Kb air 0,52 , maka larutan tersebut akan mendidih pada
suhu....
A.     100,16
B.     100,26
C.     100,36
D.     100,46
E.   100,56


Tips dan Trik

Trik menghitung titik didih

Semoga Bermanfaat

Trik Mencari ΔH Reaksi Jika Soal Berupa Diagram Siklus

Mencari ΔH Jika Soal Berupa Diagram Siklus dengan sangat mudah

Contoh Soal
Perhatikan diagram siklus berikut ini


Trik Termokimia Mencari ΔH Jika Soal Berupa Diagram Siklus  1
Dari diagram diatas , harga  ΔH3 adalah
A.    – 197 kj
B.    + 197 kj
C.   – 1383 kj
D.   + 1383 kj
E.  – 1970 kj


Trik Termokimia Mencari ΔH Jika Soal Berupa Diagram Siklus  2

semoga dapat bermanfaat  bagi semua ....

Monday, November 28, 2016

Menghitung Titik Didih Larutan

Contoh Soal
Sebanyak 4 gram NaOH Mr 40 dilarutkan dalam 750 gram air. Jika derajat ionisasi larutan NaOH 75% dan Kf air 1,86, maka penurunan titik beku larutan NaOH adalah....
A.     - 0,45  0C
B.     – 0,25  0C
C.     0,25  0C
D.     0,45  0C
E.     0,75  0C


Tips & Trik
Menghitung Titik didih


Contoh Soal
Sebanyak 45 gram senyawa dengan rumus molekul (H2CO)x dilarutkan dalam 500 gram air ( Kf = 1,86 der/m) . jika titik beku senyawa ini – 0,93 0C dan Ar C = 12 H = 1 O = 16 maka harga x adalah...
A.     12
B.     10
C.     8
D.     6
E.     4

Trik

Menghitung Titik Didih Larutan

Semoga Bermanfaat

Cara Mudah Menentukan Menentukan Reaksi Elektrolisis

Contoh Soal
Tuliskan Reaksi Elektrolisis larutan dengan elektroda C
1.    Larutan MgCl2
2.   Leburan/Lelehan MgCl2


Trik

Cara Mudah Menentukan Menentukan Reaksi Elektrolisis


Catatan: 
Reaksi pada Katoda
Jika yang menuju katoda adalah ion posistif golongan IA, IIA, Al, dan Mn maka berlaku
Bila berupa larutan:
Ion-ion ini tidak tereduksi, yang tereduksi adalah pelarutnya, air/H2O karena E0 reduksi lebih besar: reaksi sbb:
2H2O  + 2e  →  2OH- + H2
Bila berupa leburan
Ion tersebut yang akan tereduksi

Reaksi pada Anoda
Jika anodanya inert/tak akktif seperti Pt, Au, C
Bila anion F, Cl, Br, I maka yang terokdidasi:
2F- →  F2+ 2e

Cara Mudah Mencari ΔH Pembentukan dalam Termokimia



Contoh Soal 1



Diketahui
kalor pembakaran siklopropana (CH2)3 = - a kj/mol
kalor pembentukan CO2 = - bkj
kalor pembentukan H2O = - c kj
maka kalor pembentukan siklopropana ( dalam kj/mol) adalah...
A.    a – 3b – 3c
B.    a – 3b + 3c
C.   a + 3b – 3c
D.   a + 3b + 3c
E. –a + 3b + 3c

Tips &Trik


Cara Mudah Mencari ΔH Pembentukan dalam Termokimia

semoga bermanfaat

Cara mudah menentukan reaksi elektrolisis dan hukum Faraday

Contoh Soal 
Arus listrik 10 A dialirkan ke dalam larutan CuSO4 selama 965 detik. Volume gas yang dihasilkan
dianoda ( pada 00 C 1 atm) adalah.....





Reaksi Elektrolisis
 Semoga Bermanfaat..........

Trik menghitung potensial sel

Cara Mudah menghitung Potensial Sel dengan sangat cepat

trik menghitung potensial sel Contoh Soal 1

Jika diketahui :
Mg + 2Ag+     Mg2+  + 2Ag            E0 = +3,12 V
Ag+  + e       → Ag                           E0 = +0,80 V
Cu2+ + 2e    → Cu                           E0 = +0,34 V
Maka potensial standar untuk reaksi berikut adalah....
Mg + Cu2+   →  Mg2+  +  Cu



Tips & Trik 1

trik menghitung potensial sel

Contoh Soal 2
Diketahui potensial reduksi standar sbb:
Fe3+ / Fe2+ = +0,77 V
Cu2+ / Cu    = +0,34 V
Zn2+ / Zn     = -0,76 V
Mg2+ / Mg   = -2,37 V

Untuk Reaksi
Mg + 2Fe3+  → Mg2+  + 2Fe2+  memiliki potensial sel ..


tips dan trik

Trik menghitung potensial sel

Semoga Bermanfaat.....

Trik Menghitung Laju Reaksi Kimia Dengan Mudah dan Sangat Cepat

Coba kita lihat contoh berikut ini:

Contoh Soal 
Tiap Kenaikan 10C laju reaksi suatu zat akan naik dua kali semula. Jika pada suhu 300 C reaksi tersebut berlangsung selama 4 menit , maka pada suhu 700C reaksi tersebut akan berlangsung selama....
A.    ¼ menit
B.    ½ menit
C.   1 menit
D.   2 menit
E.    4 menit

Pembahasan
 Trik Menhitun laju reaksi


Dengan Rumus diatas Kita kesulitan menghafal persamaannya
Tapi Trik Berikut Kita tidak perlu hafal rumusnya
Berikut ada Trik Cepat dan Mudahnya



Trik Menghitung laju reaksi 2

Sunday, November 27, 2016

Ikatan Kovalen (Polar dan nonPolar) Beserta Contoh Ikatannya

Ikatan Kovalen - Selain ikatan ion, terdapat juga ikatan kovalen yang memiliki pengertian adalah ikatan kimia yang terjadi jika adanya penggunaan pasangan elektron secara bersama-sama oleh atom-atom yang berikatan. Dengan kata lain, pasangan elektron ini digunakan bersama-sama (shared electron / elektron sekutu). Sebagai contoh sederhana adalah adanya ikatan kovalen yang terjadi antara unsur hidrogen dengan oksigen membentuk air (H2O). Masing-masing ikatan kovalen mengandung dua elektron, yaitu satu berasal dari hidrogen dan satunya lagi berasal dari oksigen.

Atom berikatan kovalen dengan atom lain untuk mencapai kestabilan. Dengan adanya "penyekutuan" elektron valensi, atom dapat memenuhi orbital atom terluarnya dan mencapai kestabilan. 

Jenis-jenis Ikatan Kovalen

Ada dua macam ikatan kovalen, yaitu ikatan kovalen polar dan non polar. Perbedaan di antara keduanya adalah asal pemakaian elektron yang digunakan untuk berikatan. Berikut adalah perbedaan ikatan kovalen polar dan nonpolar.

1. Ikatan Kovalen Polar

Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang terbentuk ketika elektron sekutu di antara atom tidak benar-benar dipakai bersama. Hal ini terjadi ketika satu atom mempunyai elektronegativitas  yang lebih tinggi daripada atom yang lainnya. Atom yang mempunyai elektronegativitas yang tinggi mempunyai tarikan elektron yang lebih kuat. Akibatnya elektron sekutu akan lebih dekat ke atom yang mempunyai elektronegativitas tinggi.

Dengan kata lain, akan menjauhi atom yang mempunyai elektronegativitas rendah. Ikatan kovalen polar menjadikan molekul yang terbentuk mempunyai potensial elektrostatis. Potensial ini akan membuat molekul lebih polar, karena ikatan yang terbentuk dengan molekul polar lain relatif lemah. Ilustrasi ikatan kovalen polar seperti contoh berikut ini:

Contoh ikatan kovalen polar
Dalam pembentukan molekul HF, kedua elektron dalam ikatan kovalen digunakan tidak seimbang oleh inti atom H dan inti atom F sehingga terjadi pengutuban atau polarisasi muatan.
Ikatan Kovalen

Contoh senyawa kovalen polar adalah NH3,PCl3, H2O, dan Cl2O. Perhatikan struktur Lewis untuk senyawa PCl3 dan H2O berikut:
Ikatan Kovalen

2. Ikatan Kovalen Non Polar

Ikatan kovalen nonpolar adalah ikatan kovalen yang terbentuk ketika atom membagikan elektronnya secara setara (sama). Biasanya terjadi ketika ada atom mempunyai afinitas elektron yang sama atau hampir sama. Semakin dekat nilai afinitas elektron, maka semakin kuat ikatannya.

Ikatan kovalen nonpolar terjadi pada molekul gas, atau yang sering disebut sebagai molekul diatomik. Ikatan kovalen nonpolar mempunyai konsep yang sama dengan ikatan kovalen polar, yaitu atom yang mempunyai nilai elekronegativitas tinggi akan menarik elektron lebih kuat. Pernyataan tesebut benar, namun jika terjadi pada molekul diatom (dimana atom penyusunnya adalah sama) maka elektronegativitas juga sama. Ilustrasi ikatan kovalen nonpolar seperti contoh berikut ini:

Contoh Ikatan Kovalen non Polar
Misalnya pada Iodine (I). Dalam pembentukan molekul I2, kedua elektron dalam ikatan kovalen digunakan secara seimbang oleh kedua inti atom iodin tersebut. Oleh karena itu, tidak akan terbentuk muatan (tidak terjadi pengutuban atau polarisasi muatan).
Ikatan Kovalen

Contoh senyawa lain yang memiliki bentuk molekul simetris dan bersifat nonpolar adalah CH4, BH3, BCl3, PCl5, dan CO2. Perhatikan struktur salah satu ikatan kovalen non Polar dari CH4 berikut:
Ikatan Kovalen
Nach demikian penjelasan mengenai ikatan kovalen baik yang bersifat polar maupun yang bersifat non polar. Semoga penjelasan di atas dapat dengan mudah dimengerti dan dapat bermanfaat serta menjadi referensi yang baik bagi sahabat.